Panduan Membuat Blog Bagi Pemula Sampai Menghasilkan Uang | juraganblog.com – Blog bisa menghasilkan uang? Banyak orang tahu tentang ini. Tapi bagaimana agar bisa menghasilkan uang dari blog? Tidak semua orang bisa. Oleh karena itu, pada artikel kali ini saya akan membuat panduan membuat blog tahap demi tahap hingga bisa menghasilkan uang berdasarkan pengalaman pribadi saya.

Kalau kamu benar-benar masih awam tentang blog, baca panduan ini hingga tuntas biar ada gambaran tentang dunia blogging.

Berikutnya?

Take an action, lakukan secara runut dan bertahap, kemudian sabar dan tekun, semoga menjadi calon blogger yang sukses !

Panduan Membuat Blog Bagi Pemula Sampai Menghasilkan Uang

Panduan Membuat Blog Bagi Pemula Sampai Menghasilkan Uang

#1. Tentukan Niat, Kuatkan Tekad

Mengapa niat dan tekad yang saya ulas pertama kali? Karena ini hal yang paling penting..!

Sebelum melangkah lebih jauh, sebaiknya pastikan dulu niat ngeblog itu untuk apa? Motivasinya apa? Karena ini yang akan menjadi kekuatan kamu selama ngeblog nanti. Jangan sampai motivasi-nya salah seperti yang saya alami dulu.

Motivasi dan niat ini adalah awal dari segalanya, ibarat rumah, motivasi adalah pondasinya. Kalau pondasinya salah, ya gampang runtuh-lah rumahnya.

Kalau ngeblog semata-mata hanya ingin mendapatkan dollar dengan cepat dan praktis – apalagi setelah membaca kisah para blogger sukses – sebaiknya buang jauh-jauh dulu impian itu, sebaiknya jangan ngeblog dulu..

Mengapa?

Karena sebagai pemula, butuh bertahun-tahun untuk meniru kesuksesan mereka, itu juga belum tentu kesampaian, keburu nyerah duluan. Ngeblog itu susah, mendapatkan uang dari blogging itu ga gampang, butuh ketekunan dan kerja keras !

Seperti yang saya kutip dari salah satu blogger sukses Indonesia rungansport.com yang diwawancarai oleh Mas Sugeng :

Siang malam saya belajar semua hal tentang blog, ditambah dengan harus update lebih banyak dan lebih cepat dari mereka, juga dengan promosi sana sini di social media. Sampai-sampai setahun terakhir ini saya jarang tidur malam. – ruangansport.com

Bayangkan bagaimana kerja keras blogger ini agar sukses!

Blogger sukses dunia seperti Linda Ikeji yang berhasil meraup hingga 1,2 Milyar / bulan juga butuh kerja keras. Tidak ada yang tiba-tiba langsung sukses.

Linda mulai ngeblog sejak tahun 2003, setiap hari mengelola blog gratisnya hanya berbekal laptop dan modem, tapi tak juga membuahkan hasil. Tanpa kenal menyerah, 4 tahun kemudian Linda meningkatkan frekuensi update artikelnya hingga 25 artikel setiap hari. Linda melakukannya setiap hari siang dan malam tanpa dibantu siapapun. Pahitnya ngeblog dan lelahnya mata menatap komputer akhirnya menempa dirinya menjadi seorang blogger sukses.

Kenyataannya hampir semua blogger baru akhirnya gagal setelah 1 sampai 3 bulan pertama, hanya sedikit yang bisa sukses.

Mengapa?

Karena motivasi mereka hanya ingin mengejar uang, akhirnya membuat blog asal-asalan, posting artikel sebanyak-banyaknya demi mengejar jumlah postingan tanpa memperdulikan kualitas, itupun hasil copy paste sana sini.

..ini karena motivasi dan niat awalnya salah. Bukan menakut-nakuti, tapi ini kenyataan.

Buang Jauh-Jauh Dulu Motivasi Ngeblog Demi Uang !

Alasan Pertama,
Karena ngeblog bukan cara termudah dan tercepat untuk mendapatkan uang. Blogging adalah investasi di masa depan. Jadi kalau kamu lagi kepepet butuh uang, lakukan dengan cara lain, bukan blogging !

Alasan Kedua,
Karena kita akan melakukan segala cara yang instan agar motivasi ini segera tercapai. Kalau blog kita buruk di mata search engine, ya artinya pekerjaan kita sia-sia, tidak bakal ada yang mengunjungi blog kita.

Alasan Ketiga,
Karena ketika motivasi ini tidak segera terwujud, maka kita akan segera menyerah, mudah bosan, gampang jenuh dan akhirnya meninggalkan dunia blogging.

Kecuali kamu bermental baja. Hehe..

Jadi pasang niat dan tujuan ngeblog untuk berbagai ilmu, berbagi pengalaman, pengetahuan atau unek-unek saja.

Sudah cukup..!

Jangan hiraukan penghasilan yang cuma receh dan trafik yang tak kunjung ramai, agar semangat ngeblog-nya tidak putus di tengah jalan.

Blogger yang sukses adalah mereka yang memang mencintai dunia blogging ini.

Seperti kata founder-nya WordPress, Matthew Charles Mullenweg :

“Jika melakukan sesuatu demi uang, kamu akan menemui banyak kesulitan untuk menjualnya. Namun lakukan apa yang kamu sukai, maka uang akan mengikuti kamu”.

Setelah mantap menentukan niat dan membulatkan tekad, boleh kita lanjut belajar ngeblog.

#2. Mengenal Apa Itu Blog?

Sebelum mulai membangun sebuah blog, sebaiknya kenali dulu apa itu blog.. apa bedanya dengan Website?

Apa Itu Blog?

Menurut Wikipedia, blog merupakan singkatan dari Web Log, yaitu sebuah halaman web yang berisi postingan-postingan. Karena disini menggunakan kata log, artinya postingan pada blog seharusnya runut. Jadi postingan terbaru berada paling atas, kemudian yang paling awal berada di paling bawah.

Namun saat ini, aturan ini menjadi tidak mutlak. Banyak blog-blog sekarang yang tidak menerapkan hal ini lagi, contohnya yang bergaya majalah (magazine).

Dari segi fungsi, pada awalnya blog digunakan untuk menuliskan catatan-catatan pribadi si pemilik blog, dimana si penulis ingin tulisannya dibaca banyak orang, bisa jadi untuk berbagi ilmu, pengalaman berharga, dan juga membangun hubungan sosial antar sesama blogger.

Namun semakin kesini, fungsi dari blog mulai bergeser. Banyak blog yang tidak hanya berisi catatan pengalaman pribadi saja, namun juga dimanfaatkan untuk bisnis, memberikan opini dan informasi bahkan hingga kepentingan politik.

Apa Bedanya Dengan Website?

Blog sedikit berbeda dengan Website, blog biasanya lebih ke personal branding dan kontennya dinamis. Tidak seperti Website yang lebih komersial dan kontennya biasanya statis.

Untuk lebih jelasnya, baca di Apa Perbedaan Antara Blog Dengan Website?

#3. Memilih Platform Blog, Menggunakan Blogger atau WordPress?

Sebelum memilih platform, kenali terlebih dulu beberapa jenis platform blog, sehingga tidak salah pilih nantinya.

Platform blog yang sangat dikenal masyarakat saat ini adalah Blogger.com, WordPress.com dan WordPress.org.

Blogger (Blogspot.com)

Blogger merupakan layanan pembuat blog yang dibuat oleh Pyra Labs dan diakuisisi oleh Google pada tahun 2003 (Wikipedia). Blog yang di-host-kan pada blogger, akan berada di bawah sub-domain blogspot.com.

Sederhananya kalau kamu melihat alamat blog yang dibelakangnya ada .blogspot.com, artinya blog tersebut menggunakan platform dari Blogger (kecuali menggunakan domain sendiri).

WordPress.com?

WordPress.com merupakan sebuah blog engine open source yang mirip dengan Blogger, didirikan oleh perusahaan Automattic. Inc.

Tidak seperti Blogger, WordPress dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data (database) MySQL. Berada di bawah sub-domain wordpress.com.

Jadi kalau kamu menemukan nama domain blog dengan .wordpress.com, artinya blog tersebut menggunakan platform WordPress.com (kecuali menggunakan domain sendiri).

Baik Blogger maupun Wordpress.com, sama-sama gratis. Kamu benar-benar tidak perlu mengeluarkan biaya apapun untuk menggunakannya.

WordPress.org?

WordPress.org merupakan CMS (Content Management System) yang powerfull dan juga gratis. WordPress sifatnya self-hosted, jadi untuk menggunakannya, kamu perlu membeli domain dan menyewa hosting untuk menyimpan files dan database dari CMS ini.

Jadi blog kamu tidak nebeng di hostingnya WordPress.

Untuk lebih jelasnya bisa baca pada artikel Apa Perbedaan WordPress.com Dan WordPress.org?

Setelah memiliki gambaran dari ketiga jenis platform tersebut, pasti penasaran dung mana yang terbaik?

Sebenarnya ini merupakan pertanyaan ringan namun sulit untuk dijawab, karena jawabannya sangat relatif. Tergantung dari kebutuhan dan keinginan kamu pada saat ingin membangun sebuah blog.

..tapi akan saya bahas satu persatu kelebihan dan kekurangannya agar bisa menimbang-nimbang kira-kira mau pakai yang mana.

Pilih Blogger.com, WordPress.com atau WordPress.org?

Pada umumnya blogger Indonesia banyak yang memilih platform Blogger. Karena selain gratis dan mudah, Blogger juga bisa dimonetisasi dengan memasang Google Adsense.

Kekurangannya, kamu tidak memiliki hak akses penuh terhadap files dan database blog karena data ini disimpan di Google. Kamu juga harus tunduk dan patuh terhadap ketentuan dari Google. Salah sedikit saja blog bisa di-banned sementara bahkan permanen.

WordPress.com mirip dengan Blogger.com, tapi tidak bisa dipasang Google Adsense. WordPress.com hanya mengijinkan pemasangan iklan dari WordAds yang merupakan milik WordPress, itupun ada syarat dan ketentuan berlaku. Misalnya blog kamu paling tidak dikunjungi 2000 visitors per hari.

Sedangkan untuk masalah kemudahan, saya rasa kedua platform ini sama-sama mudah digunakan, perbedaannya hanya terletak pada posisi menu-menunya saja.

Jadi kalau tujuan ngeblog masih ingin untuk belajar dulu dengan gratisan, tapi nantinya juga ingin menghasilkan uang dengan Adsense, gunakan Blogger.

Tapi kalau tujuan ngeblog memang tak ada niat sama sekali untuk memonetisasi, hanya ingin menyalurkan hobi untuk menulis, misalnya berbagi pengalaman, catatan pribadi atau diary dan sejenisnya, maka gunakan WordPress.com. Karena menurut saya pribadi, WordPress ini lebih powerfull, memiliki banyak tema yang elegan sehingga blog terlihat lebih profesional.

Kalau Wordpress.org?

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, WordPress.org itu self-hosted, artinya menggunakan host sendiri. Jadi butuh biaya untuk sewa hosting dan membeli domain. Walaupun sebenarnya tidak terlalu besar.

Selain itu, WordPress.org sedikit lebih rumit pada awalnya, karena kamu harus me-maintenance blog sendiri baik dari segi keamanan dan update. Tidak seperti Blogger.com dan WordPress.com, maintenance dilakukan oleh Google dan WordPress.

Jadi WordPress.org memang ditujukan untuk blogger yang ingin terjun langsung secara serius untuk ngeblog, ingin menjadi blogger professional, pebisnis online, internet marketer dan berniat menjadikan blog sebagai penghasilan utama.

Kalau saya pribadi..

..tetap lebih cenderung memilih WordPress.org, karena kalau sudah paham tentang WordPress, lebih mudah untuk dikustomisasi sesuai keinginan. Apalagi plugin yang tersedia sangat banyak dan bermanfaat. Misal ingin blognya kayak gini, ada plugin-nya, ingin blognya kayak gitu, plugin-nya juga ada. 🙂

Kemudian kamu tak perlu was-was blog bakal di-banned oleh Google.

Baca Juga : Kelebihan CMS WordPress Dibanding Blogger Dan Joomla.

Untuk panduan cara membuat blog, baca artikel di bawah ini :

#4. Menentukan Niche atau Tema Blog

Setelah menentukan pilihan platform blog, langkah selanjutnya adalah memilih niche atau tema blog. Niche adalah sebuah tema dari blog, atau sering disebut dengan blog niche. Blog niche hanya fokus pada satu tema saja, misalnya tentang produk Apple (makemac.com), tentang Burung (omkicau.com), tentang Smartphone (foldertips.com), dll. Artinya blog tersebut bukan blog gado-gado yang membahas berbagai macam topik.

Mengapa menentukan niche ini penting?

Ya penting dung.. Ibarat hidup kalau tidak ada tujuan gimana? Hehe..

Untuk memilih niche blog, pilihlah niche yang sesuai dengan hal yang paling kamu senangi dan kuasai.

Mengapa?

Dengan memilih niche sesuai minat, menulis akan terasa menyenangkan. Akhirnya kamu lebih bisa membuat sebuah artikel​ yang berkualitas, bisa memberikan informasi yang lengkap dan tuntas seperti yang diharapkan pembaca.

Buat apa ngeblog kalau yang ada malah jadi stress?

Coba pikirkan, kalau kamu tidak paham tentang topik artikel yang dibahas, bagaimana mungkin bisa memberikan informasi yang bermanfaat?

Kalau kamu mencari informasi di internet, blog seperti apa yang ingin kamu baca?

Yang berkualitas, menarik, memberikan informasi sampai tuntas, atau yang sekedar hanya asal tulis saja?

Jelas yang berkualitas kan..! Bukan asal tulis saja..

Inilah alasan mengapa pentingnya sebuah konten yang berkualitas. Search engine juga membaca perilaku pembaca, jika pengunjung membuka blog kemudian langsung menutupnya, ini artinya pembaca kecewa dengan isi blog tersebut.

Benar kata para webmaster, Content is a King.

..tapi tentunya konten yang berkualitas.

Nick – Moosey dari New Zeeland. Nick adalah anak dari Moosey. Mereka tidak memiliki keahlian apa-apa, tapi mereka sangat menyukai bunga-bunga yang mereka rawat setiap hari di kebunnya.

Bunga-bunga tersebut dipotret oleh Nick kemudian dijadikan sebagai bahan artikel di blognya. Mereka rajin dan konsisten dengan 1 tema yang mereka senangi.

Nick – Moosey dari New Zeeland
Nick – Moosey dari New Zeeland http://www.mooseyscountrygarden.com/

Kemudian blog dihadiahkan kepada sang ibunda tercinta, Moosey. Akhirnya blognya menjadi populer dan kini mereka berdua diakui oleh google sebagai salah satu publisher adsense yang sukses.

Niche yang memungkinkan Anda sukses adalah niche yang ada pada diri Anda sendiri. Blog Niche tidak akan tercipta jika Anda tidak konsisten pada satu topik. Misalnya, mudah bosan, mudah terpengaruh, dan mudah putus asa – juragancipir.com

Contohnya, kamu ingin membuat blog dengan niche batu akik, padahal tidak paham dan tidak berminat dengan batu akik, namun karena lagi ngetren dan banyak dicari orang, jadi latah pengen buat blog tentang batu akik.

Ini merupakan kesalahan fatal, awalnya saja semangat karena baru ngeblog, ada saatnya nanti akan jenuh, kesulitan membuat artikel, pusing sampai harus copy paste sana sini, yang ada ujung-ujungnya blog menjadi memble.

Misal kamu ingin membeli laptop, ada dua pedagang yang sama-sama menjual laptop, pedagang pertama memang khusus menjual laptop saja, sedangkan yang kedua, selain menjual laptop juga menjual kulkas, mesin cuci, kompor gas dan lain-lain.

Kira-kira pedagang mana yang kamu yakini keahliannya tentang produk yang dijual?

Jelas pedagang pertama kan? Yang khusus menjual laptop saja..

Artinya dengan blog niche, pembaca akan semakin yakin dengan kualitas artikelmu, bahwa memang kemampuanmu ada di bidang niche yang kamu bahas.

Berikutnya jangan terlalu memaksakan diri untuk mengejar tema blog yang memiliki CPC tinggi, kecuali kamu memang benar-benar menguasainya.

Apa itu CPC?

CPC adalah Cost Per Clik, atau Bahasa Indonesia-nya BPK (Biaya Per Klik). Sederhananya, CPC adalah besaran berapa kamu akan dibayar, baik dalam rupiah atau pun dollar, jika ada pengunjung yang mengklik iklan.

Menurut Worthofblog.com, niche dengan CPC tertinggi adalah :

  • Health – Blog tentang Kesehatan
  • Make Money Online – Blog tentang Bisnis Online
  • Technology – Blog tentang Teknologi
  • Relationship – Blog tentang Tips tentang hubungan baik
  • Celebrities – Blog tentang blog tentang dunia selebritas
  • Fashion – Blog tentang perkembangan mode, gaya hidup
  • Insurance – Blog tentang Asuransi
  • How to Blog – Blog tentang Cara ngeblog, tips blogging
  • Social Media – Blog tentang tentang Sosial Media
  • SEO – Blog tentang penjelasan tips dan optimasi Search Engine.

Karena tentang Fashion termasuk niche yang ber-CPC tinggi, lantas kamu membuat blog dengan tema Fashion. Padahal sehari-hari saja gayanya kampungan, alias tidak minat dan tidak paham sama sekali tentang fashion.

Bisa ditebak kan seperti apa kualitas blog-nya nanti?

Saran saya berikutnya, jangan membuat blog tentang panduan blogging.

Mengapa?

Karena selain sudah terlalu banyak yang ngebahas, juga nantinya akan menjadi saingan blog saya. Hahahaha..

Tapi memang yang mengulas tema tentang blog ini sudah banyak sekali, akan sulit bersaing bagi para blogger pemula – termasuk saya – untuk melawan blog-blog senior yang artikel-nya sudah tahunan nangkring di halaman pertama Google.

Kemudian..

.. menurut beberapa pengamat Adsense, blog dengan tema blogging saat ini lebih sulit untuk diterima oleh Adsense, karena Google ingin sesuatu yang unik, yang baru, tidak melulu tentang blog saja, yang sudah ratusan bahkan ribuan artikel dengan judul yang sama.

Menurut data dari Technorati.com, pada tahun 2010 saja ada sekitar 2,75 juta artikel yang ditulis setiap hari. Lebih dari 70% dari blog-blog tersebut hanya mendapatkan kurang dari 5.000 pengunjung per bulan, atau sekitar 150 per hari.

Bayangkan? Kamu masuk yang mana? Ingin bersaing dengan siapa?

Itulah mengapa blog kamu harus unik.

Trus kenapa ente membuat blog tentang blogging juga?

Hehe.. Sebenarnya blog ini salah satu dari beberapa blog saya yang lain. Saya membuat blog ini untuk menjadi catatan bagi saya saat membuat blog. Setiap ilmu dan pengalaman baru yang saya dapatkan, bakal saya tulis di blog ini. 🙂

Tapi tema yang saya kuasai tidak menarik, gimana dung?

Tidak masalah..

Kalau kamu benar-benar menguasainya dan unique..

Blog kamu akan menjadi menarik, berkualitas, dan bermanfaat bagi pembaca. Pasti ramai pengunjung dengan cepat.

Ini saya rasakan sendiri pada salah satu blog saya. Dalam waktu 4 bulan saja, blog tersebut sudah dikunjungi 1.000 visitors perhari, apalagi kalau ada artikel baru, bisa sampai 4.000 views dalam sehari.

Memang masih jauh dibanding para blogger lain, tapi ini pengalaman berharga buat saya. 🙂

#5. Menentukan Nama Domain & Menyewa Hosting

Masih awam tentang Domain dan Hosting? Daripada ngebahas bahasa teknisnya, saya sampaikan bahasa sederhananya saja.

Domain itu alamat blog, contohnya blog ini, nama domainnya www.juraganblog.com. Sementara hosting adalah tempat menampung files dan database dari blog. Katakanlah semacam hardisk yang disimpan pada server dimana kita menyewa jasa hosting.

Kalau menggunakan Blogspot.com dan WordPress.com, hostingnya ada di Google dan di WordPress, jadi tidak perlu menyewa hosting. Sementara nama domainnya merupakan sub-domain dari blogger atau wordpress, contohnya namablog.blogspot.com dan namablog.wordpress.com (kecuali menggunakan domain sendiri).

Untuk tips memilih nama domain, baca artikel 8 Tips Memilih Nama Domain Yang Bagus Untuk Blog/Website.

Kalau kamu ingin menggunakan Blogger tapi tidak ingin ada embel-embel .blogspot.com, bisa..

Beli domain TLD (top level domain) seperti .com, .net, .id dan tetap menggunakan hosting di Blogger. Caranya baca di Cara Mengganti Domain Blogspot Menjadi Domain Sendiri.

Baca Juga : Keuntungan Mengganti Blogspot Menjadi Domain Sendiri.

Kalau ingin menggunakan TLD di WordPress, gunakan CMS-nya. Baca artikel Panduan Membuat Blog WordPress Dengan Hosting Sendiri.

Kalau mau menggunakan jasa hosting dan domain, saya merekomendasikan Niagahoster.co.id. Karena saya juga menggunakan ini, setelah kecewa dengan jasa hosting sebelumnya.

#6. Mulai Menulis Artikel

Jika dilihat dari tujuan ngeblog, tipe blogger itu ada dua. Yang pertama ngeblog bukan karena uang, yang kedua ngeblog karena ingin mendapatkan uang.

Bagi blogger yang ngeblog bukan karena uang, menulis adalah sesuatu yang mudah. Karena hobinya memang menulis, yang hobi menulis biasanya pintar menulis, akhirnya menulis jadi menyenangkan.

Sementara tipe blogger yang kedua, menulis artikel adalah tahap yang paling berat untuk dijalani. Mengapa? Karena tujuannya ngeblog demi uang, jadinya terpaksa harus menulis. Akhirnya menulis jadi terasa berat, membosankan. Ini yang membuat banyak blogger pemula akhirnya melakukan copy paste artikel orang lain.

Tapi tidak ada yang tidak mungkin, semua tergantung dari usaha dan kerja keras. Perlu kamu ketahui, menulis itu tak kenal tingkat pendidikan, tak kenal usia, nyatanya banyak blogger yang hanya lulusan SMP, buruh bangunan, mantan angon bebek, tapi tulisannya sangat-sangat berkualitas, sampai menginspirasi banyak orang.

Kuncinya apa? Tekun, terus belajar dan banyak berlatih menulis.

Bukan saya sudah hebat menulis, tapi dengan menulis artikel ini ya saya sedang belajar menulis. 🙂

Menulis untuk blog berbeda dengan menulis buku, ada hal-hal yang harus diperhatikan. Tak hanya memikirkan kualitas dari artikel, tapi juga harus memilih keywords yang tepat, melakukan riset keywords, menentukan judul, bagaimana agar artikel SEO friendly, dan lain-lain.

Apa itu keyword?

Sederhananya keywords itu adalah kata kunci atau kata yang paling banyak diketikkan orang saat mencari informasi di search engine.

Mengapa Harus Melakukan Riset Keyword?

Pada awal saya ngeblog, saya tidak pernah memperhatikan apa itu keywords, apalagi pemilihan keywords yang tepat, isi dan judul artikel pun saya tulis sekenanya saja, padahal saya sudah tahu tentang keywords ini. Lantas pada beberapa artikel selanjutnya, saya coba untuk melakukan riset keywords sebelum membuat sebuah artikel.

Hasilnya? Tak bisa dipungkiri, trafik blog jadi meningkat.

Jadi agar blog cepat mendapatkan trafik, riset keyword merupakan salah satu faktor penting.

Mengenal Jenis-Jenis Keyword.

Dalam dunia optimasi search engine, keywords terdiri dari beberapa jenis.

  • Short Tail Keyword
  • Long Tail Keyword
  • Keyword Abadi
  • Keyword Musiman

Selain keempat jenis keyword di atas, sebenarnya masih ada jenis lainnya, tapi yang terpenting untuk dipahami adalah keempat keyword ini.

  • Short Tail Keyword (Seed Keyword)
    Short Tail Keyword atau juga biasa disebut dengan Seed Keyword adalah kata kunci dasar atau benih keyword. Biasanya hanya terdiri dari 2 kata saja.
    Contohnya : kamera murah, laptop bagus, smartphone terbaru.
    Keyword jenis ini memiliki tingkat persaingan yang sangat tinggi, akan sulit bersaing kecuali blog kamu memang sudah sangat baik.
  • Long Tail Keyword
    Sesuai dengan namanya, keyword ini merupakan kepanjangan atau kata kunci turunan dari Short Tail Keyword.
    Contohnya : smartphone terbaru harga di bawah 1 jutaan, 10 kamera murah berkualitas yang layak kamu beli, laptop bagus untuk gamer sejati.
    Keyword jenis ini sangat disarankan bagi pemula, karena tingkat persaingannya lebih rendah daripada short tail keyword.
  • Keyword Abadi
    Keyword abadi adalah jenis keyword yang tak lekang oleh waktu. Keyword jenis ini akan tetap dicari orang sampai kapanpun.
    Contohnya : cara menghilangkan jerawat, cara mengobati masuk angin
  • Keyword Musiman
    Sudah bisa ditebak jenis apa keyword ini. Keyword musiman ini hanya dicari orang pada saat ada momen tertentu yang sedang viral saja.
    Contoh : Racun kopi vietnam, Om telolet om
    Biasanya keyword jenis ini banyak digunakan oleh website yang menyajikan konten berita seperti detik.com atau kompas.com.

Setelah mengenal jenis-jenis keyword, langkah selanjutnya adalah melakukan riset keyword.

Cara Melakukan Riset Keyword

Sebenarnya saya malas melakukan riset keyword dengan tools yang ada seperti Google Adwords: Keyword Planner, Ubersuggest atau Keywordtool. Namun tools ini nantinya bermanfaat saat ingin melihat tingkat persaingan kata kunci. Akan saya bahas pada artikel lain saja.

Saya lebih sering menggunakan Google Search Engine untuk melakukan pencarian keyword yang tepat.

Contohnya, saat kamu mau menulis artikel tentang Agen Bukalapak. Kata“Agen Bukalapak” merupakan Seed Keywords atau benih keyword-nya. Sekarang kita harus cari tahu apa sih Long Tail Keywords-nya? Kalimat apa yang sering diketikkan orang saat mencari informasi tentang “Agen Bukalapak”

Ketikkan seed keywords tersebut di kotak pencarian google, maka google akan memberikan suggestion words, itulah kalimat yang paling banyak diketikkan orang tentang Agen Bukalapak.

Langkah, Panduan, Membuat, Blog, Hingga, Menghasilkan, Uang

Terdapat juga pada bagian bawah halaman pencarian.

Langkah, Panduan, Membuat, Blog, Hingga, Menghasilkan, Uang

Dari hasil suggestion words yang tampil, bisa kita lihat bahwa kalimat yang sering dicari orang tentang Agen Bukalapak adalah “daftar agen bukalapak, cara daftar agen bukalapak, cara menjadi agen bukalapak, keuntungan menjadi agen bukalapak dan biaya administrasi agen bukalapak”.

Setelah mendapatkan variasi dari benih keywords, tugas kamu selanjutnya adalah menyebar variasi kata kunci tersebut di dalam artikel yang akan dibuat. Pastikan judul artikel mengandung benih keywords.

Contoh :
Judul Artikel : Cara Daftar Agen Bukalapak, Dapatkan Keuntungannya. Isi Artikel : Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang cara daftar menjadi agen bukalapak. Agen bukalapak adalah program baru dari bukalapak bagi kamu yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan dengan mudah. Dengan menjadi agen bukalapak, kamu akan mendapatkan keuntungan berupa komisi sebesar 3% dari harga barang yang berhasil dijual. Namun setiap transaksi yang kamu lakukan, akan dikenakan biaya administrasi yang akan dibebankan kepada pelangganmu.

Penyebaran kata kunci harus dilakukan secara natural, luwes dan enak dibaca. Artinya jangan terlalu dipaksakan.

Contoh :
Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang cara daftar agen bukalapak. Bagi kamu yang ingin mendapatkan penghasilan, cara daftar sebagai agen bukalapak merupakan solusinya. Bagaimana cara daftar agen bukalapak? Ikuti cara daftar agen bukalapak sebagai berikut : …

Artikel di atas terasa kaku, tidak enak dibaca, karena terlalu banyak kata kunci yang diulang.

Mengapa tidak boleh melakukan ini?

Karena kita menulis artikel untuk dibaca manusia, bukan untuk robot search engine. Jadi bagaimana caranya agar manusia enak membacanya.

Untuk lebih jelasnya, kamu bisa baca artikel Mas Rohadi di 15 Cara Ampuh Menulis Artikel SEO Friendly yang Belum Anda Tahu!

#7. Tips Ngeblog, Jangan Lakukan Kesalahan Ini

Jangan lakukan kesalahan-kesalahan ini jika kamu tidak ingin membuang waktu, pekerjaan jadi sia-sia. Belajarlah dari pengalaman orang lain.

#.1 Mengejar jumlah posting dengan menulis artikel tidak berkualitas.

Cukup jelas, di atas sudah beberapa kali saya jelaskan alasannya.

#2. Menulis artikel hasil copy paste, tidak original.

Artikel hasil copy paste tidak akan mungkin bisa mengalahkan artikel aslinya di halaman pencarian Google. Jadi jangan banyak berharap bisa masuk ke halaman pertama Google.

#3. Menulis artikel dengan topik yang terlalu umum dan sudah banyak yang mengulas.

Untuk blog baru, akan sangat sulit menyaingi blog yang sudah berumur jika topik yang dibahas sama. Kecuali artikel kamu jauh lebih berkualitas dan telah dipromosikan secara maksimal.

#4. Terlalu Sibuk Mengonta-Ganti Tema Dan Tampilan Blog.

Ini yang sering dilakukan blogger kalau baru mulai ngeblog. Rajin gonta ganti tema, oprek sana sini berlebihan hingga habis waktu dan tenaga hanya untuk mengubah tampilan blog. Selain menghabiskan waktu, sering mengganti tema juga berdampak pada SERP (Search Engine Result Page).

#5. Terlalu terobsesi Dengan Penghasilan Dari Google Adsense.

Ini juga hal yang sering dilakukan blogger pemula, bolak balik lihat akun Adsense, liat statistik pengunjung, lihat CPC, terlalu terobsesi dengan penghasilan dari Adsense. Ini bisa berdampak buruk pada semangat ngeblog kamu kalau yang dilihat akun Adsense terus. Kok penghasilan ga nambah-nambah, kok cuma dapat receh..

#6. Menulis dengan tulisan alay dan lebay.

Yang saya maksud menulis alay lebay itu yang tidak sesuai dengan penulisan yang baik ala tata bahasa Indonesia.

Contohnya :
Loo kemarin kmn aja bro? Sementara ane udah nungguin lama benget di sini neh.. !
Gilee.. Cyynn.. Eike kemarin d4p4t duit dr Adsense loohhh..

Robot search engine tidak mengenal kata-kata itu, dan pengunjung pun tak pernah mencari dengan kata-kata tersebut, secara otomatis susah nangkring di halaman satu google.

#7. Jangan menulis draft artikel di Microsoft Word.

Ada teman blogger saya yang kedapatan mengetikkan draft artikel di Microsoft Word, setelah selesai langsung di copy paste ke halaman editor blog. Secara kasat mata sepertinya tidak ada masalah, tapi coba lihat ini..

Panduan Membuat Blog Untuk Pemula Hingga Menghasilkan Uang

Gambar di atas hasil copy paste dari Ms Word ke editor blog. Terlihat normal kan ya..? Sekarang coba lihat melalui Mode HTML.

Panduan Membuat Blog Untuk Pemula Hingga Menghasilkan Uang

Terlihat ada bahasa planet namex (baca:html) disana. Ini yang disebut CSS inline, bisa memperburuk optimasi search engine On Page.

Saya kan juga mau nulis saat ga ada koneksi internet, ga bisa langsung nulis di blog, gimana dong?

Gunakan text editor seperti Notepad. Tapi saya lebih menyarankan untuk menggunakan Sublime Text atau Brackets.

#8. Terlalu Memusingkan SEO

SEO memang penting, namun jangan terlalu fokus di sini hingga membuang-buang waktu. Pada salah satu blog saya yang lain, saya tidak terlalu memusingkan urusan SEO ini, tapi karena artikel yang saya tulis banyak dibutuhkan orang, hingga di-share ratusan kali, otomatis nangkring di peringkat pertama pencarian Google.

#9. Pilih Hosting Unlimited

Sebaiknya pilih hosting yang unlimited, jangan yang ada limitnya. Ini berdasarkan pengalaman saya, kita tidak tahu sebesar apa nantinya blog yang kita kelola. WordPress itu banyak menyita space apalagi kalau blog banyak berisi gambar. Daripada nantinya malah ribet harus pindah-pindah hosting seperti yang saya alami.

#8. Percantik Tampilan Blog

Mempercantik tampilan blog merupakan salah satu faktor pendukung agar pengunjung betah berlama-lama membaca di blog kamu. Pilih tema yang menarik, rapi, bersih, cerah, tidak berantakan dan tidak lebay. Jangan lupakan juga untuk memperhatikan jenis font dan typography yang digunakan, jangan terlalu kecil, terlalu besar, alay, buat sakit mata dan pusing.

Berbicara tentang tampilan blog, maka yang harus dipahami adalah Cascading Style Sheet (CSS). CSS adalah kode-kode yang mengatur tampilan dari blog kamu. Kalau masih awam dengan mengenai CSS, kamu bisa baca Mengenal Dasar-Dasar Cascading Style Sheet (CSS). Tapi ingat, jangan terlalu sibuk dengan mengoprek tampilan hingga menghabiskan waktu untuk menulis artikel dan hal yang lebih penting lainnya.

Jika tertarik dengan font pada suatu blog, kamu bisa mengetahui jenis font tersebut dengan Cara Mudah Mengetahui Jenis Font Pada Blog Orang Lain.

Jika tertarik pada suatu tema blog, namun ingin mengkustomisasinya sesuai selera, kamu bisa menambahkan kode-kode CSS pada Additional CSS pada Blogger atau Custom CSS pada WordPress. Bagaimana caranya, lihat di Cara Menambahkan Custom CSS di Blogger dan WordPress.

Contohnya blog saya ini, aslinya adalah tema Theme Points yang saya modifikasi untuk jenis huruf, tampilan header dan footer, thumbnail beserta widget-nya agar lebih menarik.

#9. Menggunakan Google Search Console

Setelah kamu selesai memposting beberapa artikel, langkah selanjutnya adalah mendaftarkan blog kamu ke Google Search Console agar artikelmu bisa terindeks dengan baik dan membantu pada kamu untuk mengoptimasi blog agar mempunyai struktur yang sesuai dengan aturan-aturan yang direkomendasi oleh Google.

Login dengan akun google di Google Search Console;

Kemudian ketik nama domain blog pada kolom yang tersedia, kemudian ADD A PROPERTY.

tombol tambahkan properti google search console

Selanjutnya akan diminta verifikasi bahwa benar kamu adalah si pemilik dari blog tersebut.

tombol verifikasi google search console

Klik Unduh file verifikasi HTML ini, kamu akan mendapatkan sebuah file berekstensi .html yang harus diletakkan pada root direktori public_html pada hosting.

Login ke cPanel, upload file tersebut pada direktori public_html;

Peletakan kode verifikasi google search console pada cpanel

Kalau kamu menggunakan Blogger, pilih Alternate Methods » HTML tag, salin kode <meta name="google-site-verification" content="yeqGdExfjiW8d4TZn7HTaDW9uyUjxxxxxxxxxs" /> dan letakkan sebelum </header> pada template blog.

metode alternatif google search console

Caranya, login ke Blogger.com, kemudian pilih Tema » Edit HTML, tekan CTRL + F untuk mencari kode </header>, salin dan tempel kode tersebut tepat di atas kode </header>, kemudian Kirim Masukan.

meletakkan kode verifikasi google search console pada blogger

Setelah langkah di atas selesai, kembali ke halaman Google Search Console, klik I’m not a robot dan VERIFIY.

Pendaftaran blog ke Google Search Console selesai.

Untuk lebih lengkapnya cara menggunakan Google Search Console baca artikel Cara Menggunakan Google Search Console (Panduan Lengkap).

#10. Tips Mendapatkan 1000 Visitors/hari Sesegara Mungkin

#1. Tulis artikel berkualitas dengan tema yang tidak terlalu umum, tapi dicari orang.

Berdasarkan pengalaman saya di blog yang lain, saya membuat artikel dengan judul “Ukuran Koper Yang Bisa Masuk Kabin Pesawat”. Dalam waktu 1 bulan, artikel ini bisa masuk ke halaman pertama Google dan dibaca paling tidak 180 kali dalam satu hari. Karena artikelnya tidak terlalu umum, namun banyak dicari orang.

Coba pikir kalau kamu bisa membuat artikel seperti itu sebanyak 10 buah saja? Paling tidak sehari akan kedatangan 1.800 visitors kan?

#2. Buat 1 artikel minimal 1500 kata.

Artikel yang lebih panjang akan dianggap oleh search engine lebih berkualitas, pembahasan pasti lebih mendalam. Buat setiap artikel minimal 1.500 kata, semakin panjang semakin baik. Tapi tetap harus padat isi, jangan dipanjang-panjangkan dengan kata-kata yang sebenarnya tidak perlu.

Contoh, ada 2 artikel membahas tema yang sama, misalnya “Cara Berternak Lele Di Berbagai Media Agar Sukses”, artikel pertama hanya mengulas 15 paragraph saja. Sedangkan artikel kedua, membahas dari persiapan media, bibit, pakan, pemeliharaan sampai dengan masa panen dilengkapi dengan tabel dan gambar. Jumlah katanya mencapai 2.500 kata.

Secara logika manusia dan robot search engine, pasti yang dianggap berkualitas adalah artikel kedua. Benar tidak?

#3. Lakukan promosi ke media sosial

Saat ini setiap orang tak lepas dari media social, baik Facebook, Twitter atau Google+. Manfaatkan prilaku ini untuk mendatangkan visitors. Share ke media sosial setiap postingan kamu. Jika menggunakan WordPress, bisa publish otomatis dengan plugin Jetpack.

Temukan forum atau komunitas online yang membahas tema yang sama dengan niche blog kamu. Bangun reputasi disana, perkenalkan blog kamu, tulis artikel yang memecahkan masalah yang ada di forum tersebut. Maka bersiaplah dengan ledakan pengunjung.

Dari yang saya amati, setiap artikel yang banyak dibaca dan dishare di media social, dapat mempengaruhi peringkat di search engine. Algoritma Google mungkin menjadikan ini sebagai salah satu faktor untuk menentukan apakah suatu artikel berkualitas atau tidak. Seberapa besar respon dan hits pengguna media sosial terhadap artikel tersebut.

#4. Manfaatkan Google Analytics

Dengan menggunakan Google Analytics, kamu bisa mengetahui karakter dan prilaku dari pengunjung. Mulai dari usia, jenis kelamin, hobi hingga perangkat yang digunakan. Dengan adanya data ini bisa kamu manfaatkan untuk lebih memfokuskan artikel sesuai dengan usia, jenis kelamin dan minat dari pengunjung blog.

Contoh, pengunjung blog kamu rata-rata berusia 16 hingga 32 tahun, tentunya tidak cocok jika kamu memposting artikel tentang Dongeng Anak Sebelum Tidur.

Untuk lebih jelasnya, baca 7 Manfaat Utama Menggunakan Google Analytics

#5. Membangun backlink

Sesuai namanya, backlink adalah link dari blog lain yang mengarah ke blog kamu untuk memberikan referensi. Selain sebagai pemberi referensi, backlink juga berfungsi sebagai voters. Semakin banyak backlink (voters) ke blog kamu, artinya semakin baik dan berkualitas blog kamu dimata algoritma search engine.

Buatlah backlink secara natural, jangan malah melakukan tindakan spamming.

#6. Publish artikel secara terjadwal

Sedapat mungkin publish artikel kamu secara terjadwal. Lebih baik seminggu sekali 1 artikel daripada hari ini 5 artikel kemudian memble 2 minggu ke depan, artinya tidak ada artikel yang dipublish sama sekali. Karena berdasarkan pengalaman saya, blog yang diupdate secara rutin, stabilitas trafik blognya lebih stabil daripada blog yang di-update tidak teratur.

Jika blog kamu masih baru, publish artikel paling tidak 1-3 artikel per minggu. Ini juga berguna untuk melatih kamu untuk menulis dengan baik.

Bacar artikel saya bisa mendapatkan 2.000 views perhari dalam waktu 4 bulan di 1000 Pengunjung Blog Perhari, Butuh Berapa Lama?

#11. Cara Menghasilkan Uang Dari Blog

Ini adalah inti dan tujuan bagi para calon blogger dan blogger pemula kan? Buktinya kamu bisa sampai pada artikel ini.

Sebenarnya saya agak geli juga waktu mencari keyword untuk artikel ini. Ternyata banyak orang yang mencari artikel dengan kata kunci “cara menghasilkan uang dengan mudah, cara menghasilkan uang tanpa modal”.

Apa iya ada cara menghasilkan uang dengan mudah? Tanpa modal? Paling tidak bermodalkan kerja keras kan?

Apa bisa menghasilkan uang dari blog? Jelas bisa. Kuncinya adalah trafik. Kalau tidak ada trafik, omong kosong bisa menghasilkan uang dari blog kamu.

No Traffic No Money!

Jika trafik blog tinggi, maka uang akan datang dengan mudah. Banyak cara yang bisa ditempuh untuk memonetisasinya.

Tapi yang paling populer dilakukan oleh blogger adalah memasang iklan. Ada dua tipe pemasangan iklan yang bisa kamu lakukan.

Pertama melalui Jaringan Periklanan (Networks Advertising) dan yang kedua adalah menawarkan langsung kepada pengiklan untuk memasang iklan di blog kamu, atau biasanya disebut dengan Direct Advertising.

Networks Advertising
Untuk memanfaatkan networks advertising, kamu bisa mendaftarkan blog ke jaringan periklanan seperti Google Adsense, atau untuk yang lokal ada KlikSaya dan KumpulBlogger. Setelah terdaftar, mereka akan memberikan kode atau script untuk ditanam di blog agar iklan bisa muncul secara otomatis.

Tipe iklan seperti ini adalah PPC (Pay Per Clik), artinya kamu baru dibayar jika ada yang mengklik iklan.

Direct Advertising
Direct Advertising melakukan kerja sama secara langsung antara blogger dengan pengiklan tanpa perantara. Misal, blog kamu berisi tentang keripik pisang. Mulai dari penanaman pohon pisang hingga mengolahnya menjadi keripik. Ibu Lambe punya usaha produksi keripik pisang.

Karena melihat blog kamu dikunjungi orang 10.000 visitors per hari, Ibu Lambe tertarik untuk memasang banner iklannya pada halaman depan blog kamu agar dagangannya tambah laris. Terjadilah kesepakatan kira-kira berapa Ibu Lambe harus bayar per bulan agar iklannya bisa nampang di blog kamu.

Kondisi di atas bisa terjadi sebaliknya, artinya kamu yang harus sibuk mencari pengiklan yang mau memasang iklannya di blog kamu.

Kelebihan metode ini, kamu bisa mendapatkan penghasilan yang lebih besar, tergantung dari kualitas dan jumlah visitors blog. Semakin tinggi trafik blog, semakin besar pengiklan berani bayar. Selain itu, sistem ini juga tanpa perantara, sehingga berapa yang dibayar pengiklan, semuanya buat kamu.

Paid Review
Paid review mirip dengan direct advertising, hanya bedanya, kamu harus mereview produk atau jasa milik orang lain dan mempostingnya berupa artikel pada blog.

Contoh, kamu memiliki blog tentang otomotif, terutama membahas tentang mobil idaman buat keluarga. Bapak Ucok memiliki jasa rental mobil hampir di setiap propinsi di Indonesia, namanya Ucok Rental Car.

Kemudian Bapak Ucok ingin kamu menulis review yang baik-baik tentang Ucok Rental Car di postingan blog kamu. Bapak Ucok berani bayar 1juta perbulan selama postingan tersebut dipublish.

Jual Produk Sendiri
Menjual produk sendiri bisa jadi merupakan salah satu metode monetisasi blog yang paling menguntungkan. Produk yang dijual bisa berupa barang fisik maupun digital.

Contoh, blog kamu berisi segala hal tentang ikan arwana. Mulai dari jenis ikan arwana, pembibitan, cara perawatan, pemeliharaan dan lainnya. Kamu bisa sekalian menjual ikan arwana beserta “assesorisnya”. Misalnya pakannya, bibitnya, aquarium, dan lain-lain. Tentu pangsa pasar yang didapatkan dari seluruh Indonesia bahkan dunia yang berkunjung ke blog kamu.

Untuk produk digital, biasanya blogger menjual E-Book, Video Tutorial, Style Keyboard dan MIDI, Template Blog dan lainnya.

Misal blog kamu tentang cara ngeblog, kamu bisa memberikan E-Book panduan ngeblog bagi pemula secara gratis untuk promosi, tapi untuk tingkat Advance-nya? Bayar dung.. Hehe..

Program Affilasi
Selain cara-cara diatas, jika kamu belum punya produk untuk dijual, trafik juga sudah ramai tapi belum juga diterima oleh Google Adsense, kamu bisa mengikuti program affiliasi. Misalnya affiliasi Amazone, kalau yang lokal ada affilasi Lazada.

Program afiliasi ini bisa sangat menguntungkan, contohnya kenrockwell.com, Ken mereview segala produk kamera beserta lensa. Pada akhir setiap artikel, Ken memberikan link afiliasi-nya kepada pembaca jika ingin membeli produk tersebut. Dari program afiliasi ini, Ken bisa menghidupi keluarganya dengan sangat layak.

Blogger Indonesia yang saya tahu ada Mas Herman Yudiono, yang berhasil mendapatkan jutaan rupiah dari program afiliasi Amazone.

Jadi pada intinya, agar bisa menghasilkan uang dari blog, lakukan cara bagaimana agar trafik blog kamu tinggi, kalau blog sepi? Ya tidak bisa.

#12. Daftar Google Adsense, Cara Agar Mudah Diterima

Saya termasuk yang beruntung, karena saya tidak pernah ditolak oleh Google Adsense pada kedua akun Adsense saya.

Seperti Apa Blog Saya Waktu Itu?

Memiliki Banyak Konten?

Bisa dibilang tidak, waktu saya mendaftar, isi blog saya hanya terdiri dari kurang lebih 20 artikel. Namun blog yang saya daftarkan waktu itu berbahasa inggris, ber-nichi tentang keajaiban dan keunikan dunia.

Apakah Harus Membuat Akun Baru?

Tidak, dari banyaknya pengalaman blogger yang saya baca pernah ditolak oleh Adsense, mereka berkata tidak perlu membuat akun baru untuk mendaftar Adsense kembali. Cukup dengan memperbaiki kualitas blog kamu. 

Jumlah Pengunjung Banyak?

Tidak, jumlah pengunjung masih sedikit. Bahkan tidak sampai ratusan visitors perhari.

Usia Blog Sudah Lama?

Blog saya masih berumur 1 bulan ketika saya daftarkan ke Google Adsense.

Berikut spesifikasi detail dari blog yang saya daftarkan dan diterima oleh Google Adsense.

  • Platform Blog : Blogger gratisan;
  • Tema/niche : Keajaiban dan keunikan dunia;
  • Jumlah artikel : 20 artikel berbahasa Inggris hasil nulis sendiri dengan susah payah secara kemampuan bahasa Inggris saya pas-pasan, jadi butuh usaha ekstra 🙂
  • Jumlah halaman : 2 buah. halaman Tentang dan Privacy Policy;
  • Umur Blog : 1 bulan.

Tips Agar Mudah Diterima Oleh Google Adsense.

Berikut ini yang saya pahami berdasarkan pengalaman saya bagaimana cara agar bisa diterima oleh Google Adsense.

  • Baca dan pahami kebijakan Google Adsense.
    Ini merupakan point yang paling penting, jangan malas membaca kebijakan program Adsense ini. Baca Disini.
  • Pilih themes (template) blog yang rapi, navigasi jelas.
    Pilihlah tema blog yang rapi, enak dilihat, tidak berantakan. Buat navigasi blog yang jelas, tombol Home, Tentang Saya, Kontak Saya, Sitemap, menu-menu lainnya dan lengkapi dengan halaman Privacy Policy.
  • Buat artikel yang berkualitas
    Ini jelas wajib. Jangan coba-coba membuat artikel hasil copy paste, pasti ditolak oleh Google. Selain berkualitas, buatlah artikel yang disertai dengan data-data pendukung seperti gambar, video, grafik, tabel, sehingga lebih menyakinkan. Namun jangan berlebihan juga. Misalnya isinya gambar melulu, teks-nya hanya sedikit.
  • Jangan membuat postingan yang melanggar hak cipta atau p*rnografi
    Contohnya, membuat artikel yang berisi unduhan software bajakan, film, lagu dan yang memiliki hak cipta lainnya namun disebar secara ilegal.
  • Gunakan Outbond Link sebagai referensi
    Dalam setiap artikel, jika kamu membahas sesuatu, sertakan referensi dari website lain yang bonafit. Hal ini juga untuk meyakinkan pembaca bahwa artikelmu tidak asal tulis.
    Contoh : Menurut The Hacker News, cara mencegah HP disadap adalah bla bla bla .. Sertakan link dari thehackernews.com tersebut.

Baca pengalaman saya diterima Adsense kembali baru-baru ini pada artikel Cara Daftar Adsense Agar Mudah Diterima [WordPress].

Demikian artikel Panduan Membuat Blog Bagi Pemula Sampai Menghasilkan Uang yang saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi saya..

Semoga bisa menambah wawasan dan manfaat bagi saya dan tentunya bagi kamu para calon blogger yang ingin sukses.

Happy blogging guys..