Hosting Unlimited Indonesia
Go Blogging!Panduan membuat blog hingga menghasilkan uang!

4 Hal Yang Harus Dilakukan Setelah Mengganti Nama Domain

4 Hal Yang Harus Dilakukan Setelah Mengganti Nama Domain | juraganblog.com – Setiap blogger memiliki alasan masing-masing ketika memutuskan untuk mengganti nama domain blog-nya. Misalnya karena nama domain kamu kepanjangan, susah diingat, menggunakan angka dan tanda hubung.

Menurut saya sih boleh-boleh saja jika memang harus dilakukan, namun kamu harus perhatikan hal-hal penting berikut ini setelah mengganti nama domain agar kamu tidak kehilangan trafik pengunjung.

Mengganti nama domain yang saya maksud disini bukan mengganti domain blogspot menjadi domain berbayar, tetapi mengganti nama domain TLD ke domain lain yang juga TLD.

Hal Yang Harus Dilakukan Setelah Mengganti Nama Domain

Hal Yang Harus Dilakukan Setelah Mengganti Nama Domain

#1. Pastikan domain lama dan domain baru kamu tetap bisa diakses.

Jika kamu menggunakan hosting lama kamu untuk domain baru untuk menghemat biaya, maka setelah kamu melakukan replace domain, kamu harus membeli parking domain untuk domain lama kamu agar kedua domain tetap bisa diakses.

Hal ini hanya untuk sementara saja sampai seluruh pengindekan domain lama di Google Search Engine sudah terupdate ke domain yang baru.

#2. Redirect 301 ke domain baru.

Setelah kamu mengganti nama domain lama ke domain baru, yang wajib kamu lakukan selanjutnya adalah melakukan redirect agar setiap pengunjung blog kamu diarahkan ke domain yang baru.

Mengapa Perlu?

Bisa jadi banyak pengunjung setia blog kamu yang telah mem-bookmark, dan banyak halaman blog yang telah teindex oleh Google, ada juga backlink yang mengarah ke blog kamu namun masih berada pada domain yang lama.

Hal-hal tersebut akan membuat duplikasi konten pada blog karena sekarang blog kamu seolah-olah mempunyai dua artikel yang sama namun berbeda domain.

Dengan mengalihkan atau melakukan redirect secara permanen, maka tidak akan ada lagi duplikasi halaman yang ada pada blog. Setiap request dari visitor yang mengarah ke domain lama akan dialihkan secara otomatis ke alamat domain yang baru.

Untuk melakukan redirect setelah mengganti nama domain, yang harus kamu lakukan adalah menyisipkan kode tertentu pada file .htaccess pada hosting server kamu.

Htaccess adalah sebuah file yang berada di root website kamu yang berfungsi untuk mengontrol pengunjung ketika mengakses website. Htaccess juga dapat berguna untuk memblokir beberapa traffic atau mengizinkan orang tertentu untuk mengakses file di website kamu.

Akses file .htaccess yang berada pada server hosting. Untuk mengakses .htaccess, saya lebih suka menggunakan software FileZilla Client untuk membuka direktori website karena lebih mudah daripada harus masuk ke cPanel atau sPanel.

Cara menggunakan Filezilla Client bisa dilihat pada artikel Cara Menggunakan FileZilla Untuk Transfer File Ke Hosting.

Tapi jika kamu ingin mengakses .htaccess lewat cPanel, ikuti langkah berikut ini :

Login ke cPanel kamu, pilih File Manager.

Pada pojok kanan atas, pilih Setting, kemudian centang Show Hidden Files (dotfiles).

setting file manager cpanel

Setelah melakukan pengaturan pada poin 2, baru .htaccess bisa dilihat. Klik kanan pada file .htaccess kemudian pilih Code Edit.

mengubah htaccess

Tambahkan kode di bawah ini pada .htaccess kamu

RewriteEngine On
RewriteRule ^(.*)$ http://domainbaru.com/$1 [R=301,L]

Jika sudah, pilih Save Changes.

Sekarang coba akses domain lama kamu, jika berhasil maka domain lama akan otomatis langsung ter-direct ke domain yang baru.

Oh ya.. .htaccess yang diubah disini adalah file .htaccess pada domain lama, bukan yang baru. Jika kamu mengubah .htaccess pada domain baru, maka blog kamu akan error karena terjadi looping yang terus-menerus.

#3. Memberitahu search engine akan perubahan domain kamu.

Daftarkan domain lama dan domain baru kamu ke Google Search Console.

Langkah ini dilakukan tentunya untuk mengenalkan search engine akan domain baru kamu kemudian memberitahu search engine perubahan nama domain kamu.

Login ke Google Search Console, pilih domain lama kau, kemudian pada pojok kanan atas, pilih Perubahan Alamat.

Hal-Hal Yang Harus Dilakukan Setelah Mengganti Nama Domain

Kemudian pilih Situs baru, pilih nama domain kamu yang baru.

Hal-Hal Yang Harus Dilakukan Setelah Mengganti Nama Domain

Ikutin langkah selanjutnya sampai proses Kirim.

#4. Submit Sitemap Domain Baru Ke Google Search Console.

Submit Sitemap domain baru ke google webmaster juga perlu di kirimkan kembali meskipun kamu sudah pernah mengirimkan sitemap domain lama.

Keempat langkah di atas penting buat kamu lakukan setelah melakukan penggantian domain sehingga kamu tidak kehilangan trafik dari blog kamu.

Demikian 4 Hal Yang Harus Dilakukan Setelah Mengganti Nama Domain.

Semoga bermanfaat..

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *