Hosting Unlimited Indonesia
Go Blogging!Panduan membuat blog hingga menghasilkan uang!

Cara Menggunakan Cloudflare, Keuntungan Serta Kerugiannya

Cara Menggunakan Cloudflare, Keuntungan Serta Kerugiannya | juraganblog.com – Hari ini saya dikejutkan dengan sebuah email dari niagahoster yang memberitahukan bahwa akun hosting personal saya telah di suspend dengan alasan High Traffic. Saya dihimbau untuk menggunakan Cloudfare dan mengganti nameserver bawaan menjadi nameserver milik Cloudfare.

email himbauan update ke cloudfare

Selain disebabkan tingginya jumlah pengunjung di blog, High traffic juga bisa disebabkan oleh  malware ataupun bot yang ada.

Dengan meningkatnya trafik ke blog, membuat resource hosting yang kita gunakan juga ikut meningkat. Padahal seperti yang kita ketahui, penggunaan resource pada shared hosting sifatnya terbatas sesuai ketentuan yang diberikan oleh pihak penyedia jasa hosting.

Penggunaan resource seperti RAM dan Processor yang tinggi bisa mengakibatkan server yang tidak stabil.

Untuk  Overload RAM/Memory sendiri sebenarnya bisa disebabkan banyak faktor, diantaranya :

  • Script yang digunakan mengalami gangguan sehingga tersangkut di memori server dalam jangka panjang;
  • Script atau plugin yang digunakan menggunakan memori server dalam jumlah besar setiap kali dijalankan;
  • Script atau plugin yang digunakan terlalu banyak atau tidak menghapus yang tidak terpakai
  • Proses script atau php selalu aktif setiap saat di server sehingga menyita memori server sepanjang waktu;
  • Menggunakan cronjob secara berlebihan, misalkan per detik.

Jika kamu pernah mengalami hal yang serupa, dan kamu sudah merasa telah mengoptimasi blog kamu, ada 2 cara untuk mengatasinya, yaitu :

  1. Mengupgrade hosting ke paket yang lebih tinggi;
  2. Menggunakan Cloudflare.

Untuk pilihan pertama, tentu kamu akan dikenakan biaya tambahan sesuai selisih harga paket kamu sebelumnya dibanding setelah di upgrade.

Nah.. Jika kamu belum berencana untuk mengupgrade paket hosting, kamu bisa memanfaatkan Cloudflare.

Apa itu?

Simak penjelasan berikut ini..

Cara Menggunakan Cloudflare, Keuntungan Serta Kerugiannya

Apa itu Cloudflare?

Cloudflare adalah content delivery network atau biasa dikenal dengan CDN yang berada di antara server dimana sebuah website atau domain dihostingkan dengan pengunjung yang mengakses website atau domain tersebut.

Agar lebih paham, contohnya blog saya menggunakan Cloudflare yang dihostingkan ke server Niagahoster dengan IP 182.168.x.x, maka ketika pengunjung mengakses blog saya, pengunjung akan diarahkan ke Cloudflare.

Selanjutnya Cloudflare akan mengecek apakah blog saya ada di layanan Cloudflare..

Jika ada.. Maka Cloudflare akan mengambil konten dari blog saya di server IP 182.168.x.x dan menampilkannya ke pengunjung blog.

Jika tidak ada, maka akan ditampilkan halaman error mereka.

Bagaimana Cara Menggunakan Cloudflare?

Buka https://www.cloudflare.com/

Jika belum memiliki akun di Cloudflare, klik Sign Up untuk registrasi. Jika sudah memiliki akun, silahkan Login.

cara membuat akun cloudfare

Setelah selesai registrasi, silahkan login..

Kemudian pilih Add Site,

menambahkan blog pada cloudfare

Selanjutnya, ketikkan nama domain blog yang ingin kamu tambahkan ke Cloudflare.

menambahkan blog pada cloudfare

Jika ingin memasukkan beberapa blog sekaligus, pisahkan setiap domain dengan tanda “,” (koma).

Jika sudah, klik Begin Scan.

Tunggu proses scanning beberapa saat.

menambahkan blog pada cloudfare

Jika sudah selesai, klik Continue Setup.

Selanjutnya akan ditampilkan daftar DNS record yang ada pada domain kamu termasuk subdomainnya (jika ada), seperti berikut ini..

daftar DNS record yang ada pada domain di cloudfare

logo awan berwarna abu-abu cloudfare Status dengan logo awan berwarna abu-abu artinya tidak menggunakan Cloudflare. Contohnya seperti cPanel, langsung mengakses ke server dimana kamu menyewa jasa hosting.
logo awan berwarna oranye cloudfare Status dengan logo awan berwarna oranye artinya menggunakan Cloudflare. Contohnya saat mengakses alamat domain kamu.
MX record tidak akan pernah dapat diarahkan ke cloudflare sehingga tidak ada logo apa-apa.

Kamu tetap bisa mengaktifkan atau menonaktifkan subdomain ke Cloudflare dengan mengklik logo awan.

Pada kasus salah satu blog saya, DNS record tidak ter-scan dengan baik, sehingga tidak muncul daftar DNS record apapun.

Jika terjadi seperti ini, tambahkan secara manual daftar DNS record dengan cara merekam record DNS sesuai pengaturan dari hosting yang kamu gunakan..

menambar record dns cloudfare

Untuk pengisiannya, sesuaikan dengan gambar di atas. Perbedaannya hanya pada IPv4 address dan nama domain. Sesuaikan dengan punya kamu.

Setelah selesai mengisi Type, Name, IPv4 address.. Klik Add Record untuk menyimpan.

Langkah selanjutnya memilih Cloudflare Plan..

daftar DNS record yang ada pada domain di cloudfare

Pilih yang Free Website, kemudian Continue..

Jika sudah, ganti nameserver bawaan kamu ke nameserver yang diberikan oleh Cloudflare..

nameserver cloudflare

Klik Continue..

Selanjutnya kamu harus mengganti nameserver bawaan kamu ke Cloudflare..

Cara Mengganti Nameserver Ke Cloudflare.

Login ke member area dimana kamu menyewa jasa hosting..

Contohnya saya menggunakan jasa niagahoster, masuk ke Hosting & Domain pada Panel Niagahoster,

Pada tab Domain, klik Kelola pada nama domain kamu, kemudian masuk ke Name Server.

update nameserver ke cloudflare

Ganti Nameserver 1 dan Nameserver 2 sesuai dengan Nameserver yang diberikan oleh Cloudflare, kemudian Update.

Jika kamu kurang paham untuk mengupdate nameserver, sebaiknya hubungi layanan penyedia atau tempat dimana kamu membeli domain untuk membantu mengubahnya.

Proses mengganti nameserver bawaan ke nameserver Cloudflare selesai.

Langkah selanjutnya yang perlu kamu lakukan adalah menunggu maksimal 24 jam (umumnya hanya butuh beberapa menit) agar domain kamu mengarah ke Cloudflare.

update nameserver ke cloudflare
Status update nameserver ke Cloudflare masih pending..
update nameserver ke cloudflare
Status update nameserver ke Cloudflare sudah aktif..

Secara default, cloudflare akan menggunakan CDN Only dan mengatur security di profle kamu ke Medium. Kamu dapat mengatur atau mengubahnya kapan saja melalui member area di Cloudflare.

security nameserver ke cloudflare

Demikian cara menggunakan Cloudflare.

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Cloudflare

Sebelum membahas kerugian menggunakan Cloudflare, sebaiknya kita bahas keuntungannya terlebih dahulu.

Keuntungan Menggunakan Cloudflare

Gratis;
Layanan yang diberikan Cloudflare adalah gratis. Meskipun ada fitur premiumnya, tapi dengan memilih versi gratisnya sudah cukup mumpuni seperti CDN, dimana CDN sendiri adalah fitur berbayar di layanan lain.

Bisa menggunakan banyak domain;
Dengan hanya menggunakan satu akun, kamu bisa meng-submit banyak domain sekaligus.

Mampu memfilter malware dan virus secara otomatis.
Salah satu kemampuan Cloudflare adalah fitur untuk memfilter trafik pada blog sehingga trafik yang dicurigai sebagai malware dan virus akan terhenti secara otomatis.

Memberikan notifikasi bahwa blog kamu telah di-hack.
Pada saat blog kamu dihack, Cloudflare akan memberikan pesan “This site ahead contains harmful program”. Pesan ini muncul akibat dari Google yang mengganggap blog kamu terindikasi menyebarkan malware, spam, virus atau sedang dihack.

Dengan mengaktifkan cloudflare, maka secara otomatis masalah tersebut terselesaikan. Namun, tetap Anda perlu membersihkan website Anda dari malware dan virus tersebut.

Menyembunyikan IP Blog atau Hosting.
Cloudflare akan bertindak sebagai penghubung antara pengunjung website dengan server dimana website tersebut berada. Hal ini memberikan keuntungan karena hacker atau pengunjung tidak akan mengetahui dimana website Anda berada atau di hosting-kan.

Perubahan DNS atau Pointing Yang Cepat.
Dengan Cloudflare, perubahan DNS atau pointing sangat cepat. Berdasarkan pengalaman saya, perubahan hanya membutuhkan hitungan menit saja untuk mengarahkan domain kamu ke server atau hosting lainnya. Hal ini berguna saat kamu melakukan migrasi dari layanan hosting lama ke tempat baru sehingga tidak terjadi downtime.

Hal ini jadi mungkin karena kamu cukup mengganti IP pointing-nya saja ke IP hosting yang baru maka domain kamu akan langsung mengarah ke hosting yang baru dalam hitungan menit.

Lebih Hemat Bandwith Dan Resource.
Cloudflare melalukan caching sebagian atau keseluruhan dari blog kamu sehingga dapat mengurangi beban dari hosting atau server yang kamu gunakan terutama dalam penggunaan resource dan bandwith.

Dengan caching ini, cloudflare juga akan tetap menampilkan halaman blog kamu meski server atau hosting kamu sedang down dengan menampilkan cache yang telah dibuat cloudflare. Sehingga blog kamu akan selalu up meski hanya dengan menampilkan cache (jika sudah di cache oleh cloudflare).

Proteksi SPAM
Dengan menggunakan Cloudflare, maka blog kamu secara otomatis akan terproteksi oleh Proteksi SPAM dari Cloudflare. Secara otomatis hal ini juga akan berguna untuk menghemat resource termasuk bandwidth hosting kamu karena semua traffic telah di-filter oleh Cloudflare.

Proteksi DDOS dan DOS.
DDOS adalah serangan dengan mengirimkan permintaan paket dalam jumlah yang sangat besar agar hosting atau blog tersebut down. Jika hal tersebut terjadi, maka kamu dapat memproteksinya dengan mengaktifkan fitur ini dan cloudflare akan melindungi website kamu dari DDOS.

Gratis SSL.
SSL saat ini telah menjadi bagian terpenting dalam SEO dan hampir semua layanan hosting telah memberikannya secara gratis. Anda juga dapat mendapatkan SSL secara gratis melalui Cloudflare.

Support HTTP2
Website kamu akan secara otomatis mendukung http2 meski layanan hosting kamu saat ini belum mendukungnya. Dengan http2, akan memberikan keuntungan SEO pada blog.

Kerugian atau Kelemahan Menggunakan Cloudflare

Sering Terjadi Kesalahan Proteksi.
Menurut blog idsysadmin.com, pada saat mereka menggunakan Cloudflare, banyak terjadi kesalahan proteksi dari Cloudflare sehingga banyak pengunjung blog yang terblokir saat mengakses blog dan harus memasukkan captcha untuk mengakses blog idsysadmin.

security check for access cloudflare

Bahkan tak jarang blog idsysadmin sendiri terblokir oleh Cloudflare saat akan mengakses atau mengupdate konten.

Hal ini tentunya tidak bagus karena tak jarang calon pengunjung pergi atau menekan tombol kembali karena mengira blog lagi down atau malas memasukkan captcha.

Website Down Meski Hosting Up
Karena cloudflare berada di antara pengunjung dan hosting atau server, maka blog kamu akan down ketika Cloudflare sedang down, meski hosting kamu sebenarnya dalam kondisi up.

Hal ini juga akan berlaku ketika hosting atau server kamu dengan tidak sengaja atau dengan alasan lainnya memblokir IP cloudflare yang secara otomatis Cloudflare tidak dapat mengakses blog kamu sehingga akan dianggap down dan menampilkan cache (jika ada).

Website Menjadi Lambat
Hal ini sering terjadi khusunya untuk layanan hosting Indonesia yang menawarkan bandwidth internasional yang sangat kecil. Karena cloudflare belum menyediakan CDN di Indonesia maka secara otomatis diperlukan bandwidth internasional agar hosting atau server terhubung ke cloudflare.

Jika terjadi masalah koneksi karena bandwidth maka secara otomatis blog kamu malah akan menjadi lambat saat diakses.

Secara keseluruhan memang menggunakan Cloudflare sangat bagus, namun ada kasus-kasus tertentu seperti kekurangan di atas yang membuat sebagian blogger enggan menggunakan layanan Cloudflare ini.

Saya sendiri masih satu minggu menggunakan Cloudflare, sampai saat ini belum menemukan kendala apapun.

Jika ada.. Nanti akan saya update artikel ini.

Demikian artikel Cara Menggunakan Cloudflare, Keuntungan Serta Kerugiannya.

Semoga bermanfaat..

Update :
Akhirnya saya memilih meningkatkan paket hosting dan kembali melakukan pointing langsung ke niagahoster dan meninggalkan Cloudflare.

Alasannya karena beberapa kali gambar pada artikel terasa susah loading kemudian blog terasa lebih lambat.

Selain itu, susah untuk menambahkan add-on domain ataupun sub domain karena harus mendaftarkannya lagi ke Cloudflare. Kalau tidak didaftarkan dulu, muncul error DNS server not found.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *